Hiya
http://buoyancy.co/dressme.php?beyond=e2s7ts0u1qun4
Ars
Selasa, 11 Juli 2017
Jumat, 10 Februari 2017
Kamis, 25 Desember 2014
Bukalapak.com Libas Online Marketplace Global
Bisnis online kian berkembang dengan pesat di Indonesia. Berbagai perusahaan lokal maupun global berusaha mengekspansi pasar bisnis online di Indonesia yang sedang berkembang.
Salah satu pemain lokal yang sedang berusaha mengembangkan sayap di industri bisnis online Tanah Air adalah Bukalapak.com. Perusahaan rintisan teknologi alias start up ini mengklaim telah berhasil mencetak prestasi yang cukup menggembirakan di kategori online marketplace di industri bisnis online Indonesia.
"Kita bisa melaju cepat dibandingkan pemain lainnya di kategori online marketplace baik lokal ataupun global. Bahkan, dibandingkan perusahaan lokal lainnya yang juga bermain di industri ini tapi telah mendapat suntikan dana yang sangat besar dari pihak asing, Bukalapak.com masih jauh lebih unggul," kata Achmad Zaky, CEO Bukalapak.com.
Zaky mengaku perusahaannya saat ini telah menduduki posisi ke-23 di daftar situs terpopuler di penyedia data traffic Alexa untuk pasar Indonesia. Kemudahan dan keamanan bertransaksi disebutkan Zaky menjadi kekuatan utama layanan bisnis online yang disediakannya.
"Total produk yang ada di Bukalapak.com sudah mencapai 1,25 jutaan, penjualnya mencapai 140 ribuan, dan nilai transaksi per bulan mencapai 20 miliar. Pertumbuhan bulanan yang ada di Bukalapak berkisar di angka 20% dari bulan sebelumnya," tambah Zaky.
Di akhir tahun 2015, Zaky mengaku perusahaannya menargetkan nilai transaksi sebesar Rp 240 miliar per bulan dengan jumlah penjual mencapai angka 300 ribuan akun.
Penetrasi pengguna internet yang masih tinggi di Indonesia diakui Zaky sebagai faktor utama optimisme yang dimiliki perusahaannya dalam bermain di industri e-Commerce Indonesia.
Salah satu pemain lokal yang sedang berusaha mengembangkan sayap di industri bisnis online Tanah Air adalah Bukalapak.com. Perusahaan rintisan teknologi alias start up ini mengklaim telah berhasil mencetak prestasi yang cukup menggembirakan di kategori online marketplace di industri bisnis online Indonesia.
"Kita bisa melaju cepat dibandingkan pemain lainnya di kategori online marketplace baik lokal ataupun global. Bahkan, dibandingkan perusahaan lokal lainnya yang juga bermain di industri ini tapi telah mendapat suntikan dana yang sangat besar dari pihak asing, Bukalapak.com masih jauh lebih unggul," kata Achmad Zaky, CEO Bukalapak.com.
Zaky mengaku perusahaannya saat ini telah menduduki posisi ke-23 di daftar situs terpopuler di penyedia data traffic Alexa untuk pasar Indonesia. Kemudahan dan keamanan bertransaksi disebutkan Zaky menjadi kekuatan utama layanan bisnis online yang disediakannya.
"Total produk yang ada di Bukalapak.com sudah mencapai 1,25 jutaan, penjualnya mencapai 140 ribuan, dan nilai transaksi per bulan mencapai 20 miliar. Pertumbuhan bulanan yang ada di Bukalapak berkisar di angka 20% dari bulan sebelumnya," tambah Zaky.
Di akhir tahun 2015, Zaky mengaku perusahaannya menargetkan nilai transaksi sebesar Rp 240 miliar per bulan dengan jumlah penjual mencapai angka 300 ribuan akun.
Penetrasi pengguna internet yang masih tinggi di Indonesia diakui Zaky sebagai faktor utama optimisme yang dimiliki perusahaannya dalam bermain di industri e-Commerce Indonesia.
Selasa, 23 Desember 2014
Lindsay Lohan Mulai Lirik Bisnis Fesyen Online

Sukses merajai panggung hiburan dengan bakat menyanyi dan akting yang dimilikinya, Lindsay Lohan kini mulai melirik bisnis fesyen. Dilansir dari Eonline Kamis (11/12/2014) bekerja sama dengan Civil Clothing, bersama dengan rekannya Lindsay akan meluncurkan capsulle collection busana para pria yang terdiri dari kaus, kemeja, kaus kaki hingga pakaian dalam.
Harga yang dipatok oleh Lindsay bersama rekannya pun masih
terjangkau. Untuk setiap pakaian ia banderol dengan harga mulai dari US$
29,95. Bisnis yang bertajuk 'My Addiction' ini rencananya akan
diedarkan secara online oleh situs PacSun. Dimana, situs belanja online
ini juga melakukan kerjasama dengan Kylie Jenner dan Kendall Jenner.
"Aku bekerja cukup keras untuk bisnis kali ini. Semoga kalian dapat
menikmati dan menyukainya. Untuk sementara, barang-barang ini hanya
dapat diperoleh di Amerika namun untuk para fansku yaitu LILOVERS, akan
ada penawaran menarik untuk kalian semua," tuturnya.
My Addiction sendiri bukanlah menjadi bisnis pertama bagi Lindsay.
Sebelumnya, di tahun 2008 ia sempat berbisnis busana wanita seperti
leggings, kaus, gaun, tas tangan hingga sepatu.
Internet Ladang Bisnis Baru Di Indonesia
Internet merupakan suatu koneksi yang dapat menghubungkan kita ke
berbagai hal yang diinginkan, maka ada yang menyebut ber-internet
artinya berselancar di dunia maya.
Dengan kecanggihan teknologi tersebut membuat semua orang dapat dengan mudah menggunakan fasilitas internet di gadget-gadget pribadi mereka. Fasilitas tersebut digunakan untuk mengetahui hal-hal yang diinginkan, itu semua bedasarkan kebutuhan pribadi.
Dengan kecanggihan teknologi tersebut membuat semua orang dapat dengan mudah menggunakan fasilitas internet di gadget-gadget pribadi mereka. Fasilitas tersebut digunakan untuk mengetahui hal-hal yang diinginkan, itu semua bedasarkan kebutuhan pribadi.
Maka tidak heran, dengan pertumbuhan teknologi yang
semakin pesat ini dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk mendapatkan
penghasilan tambahan dari internet. Mulai dari ibu rumah tangga,
mahasiswa dan karyawan swasta semuanya memanfaatkan sarana internet
untuk peluang bisnis sampingan.
Lebarnya Peluang Usaha Di Dunia Online Membuat Internet Ladang Bisnis Baru di Indonesia Yang Paling Banyak Digemari
Bisnis internet menurut saya secara pribadi sebuah ladang bisnis baru di Indonesia yang tidak akan pernah kekurangan lowongan buat siapa saja. Asalkan kita tahu jenis bisnis dan usaha apa yang akan kita lakukan dengan menggunakan sarana internet tersebut.
Di Indonesia sendiri,
pengguna internet selalu mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya.
Masyarakat telah menyadari bahwa internet merupakan salah satu sarana
yang terbaik untuk digunakan, karena murah dan bisa dilakukan kapanpun
dan dimanapun. Sehingga membuat internet menjadi sarana media online
yang sangat populer untuk saat ini.
Ada beberapa ladang bisnis internet yang terbilang cukup menjanjikan dan banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang, terutama di Indonesia.
Ada beberapa ladang bisnis internet yang terbilang cukup menjanjikan dan banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang, terutama di Indonesia.
Membuat blog
Membuat blog merupakan salah satu alternatif ladang bisnis yang dapat dilakukan di rumah dan tanpa mengeluarkan modal yang besar, selain itu membuat blog juga dapat dilakukan oleh siapapun. Di Indonesia sendiri, bisnis dengan menggunakan blog telah banyak dilakukan oleh sebagian orang.
Blog merupakan situs pribadi yang berisi konten-konten atau tulisan tentang informasi suatu hal. Situs blog yang dapat memberikan informasi bermanfaat tentunya akan dibaca oleh siapa saja sepanjang 24 jam. Nah, maka dengan demikian pemilik blog akan memanfaatkan blognya sebagai mesin pencari uang dengan cara mengikuti Google Adsense, bisnis afiliasi, penjualan suatu produk dan masih banyak lagi. Semakin banyak uang yang diperoleh dari blog tergantung dari jumlah pengunjung yang membaca konten pribadi anda.
Membuat blog merupakan salah satu alternatif ladang bisnis yang dapat dilakukan di rumah dan tanpa mengeluarkan modal yang besar, selain itu membuat blog juga dapat dilakukan oleh siapapun. Di Indonesia sendiri, bisnis dengan menggunakan blog telah banyak dilakukan oleh sebagian orang.
Blog merupakan situs pribadi yang berisi konten-konten atau tulisan tentang informasi suatu hal. Situs blog yang dapat memberikan informasi bermanfaat tentunya akan dibaca oleh siapa saja sepanjang 24 jam. Nah, maka dengan demikian pemilik blog akan memanfaatkan blognya sebagai mesin pencari uang dengan cara mengikuti Google Adsense, bisnis afiliasi, penjualan suatu produk dan masih banyak lagi. Semakin banyak uang yang diperoleh dari blog tergantung dari jumlah pengunjung yang membaca konten pribadi anda.
Jualan online
Jika anda berkeinginan untuk membuka usaha dan tidak memiliki modal besar, maka salah satu ladang bisnis baru di Indonesia dengan sarana internet yaitu Dropship.
Dropship merupakan salah satu sistem jualan online yang sangat cocok untuk digeluti oleh pemula yang belum memiliki modal besar untuk membuka suatu usaha. Sistem dropship ialah kita tidak perlu membeli suatu produk yang akan dijual, tugasnya hanya menawarkan produk tersebut lewat situs jual beli yang telah banyak kita jumpai, salah satu contohnya yaitu OLX.
Apabila barang yang kita tawarkan telah dibeli orang, dan mereka telah mentransfer uang untuk produk tersebut, maka tindakan selanjutnya yaitu menghubungi produsen dari barang tersebut dan memintanya untuk menghantarkan produk ke alamat pemesan dengan nama pengirim adalah alamat kita.
Tertarik untuk bergabung menjadi salah satu pembisnis internet? Semoga saja sedikit informasi yang Tren
berikan dapat memberikan wawasan kepada anda, bahwa anda harus lebih
peka dengan pertumbuhan globalisasi di sekitar kita, salah satunya
pertumbuhan pengguna internet.
Indonesia Pasar Terbesar Online Shopping di Asia Tenggara
Indonesia diprediksi akan menjadi pasar belanja online terbesar di Asia Tenggara tahun 2020. Para investor sudah mulai mengucurkan dana dan bersiap-siap merambah pasar.
Akses internet yang semakin cepat akan mendorong tumbuhnya bisnis online shopping dalam beberapa tahun mendatang. Didukung oleh
pertumbuhan kelas menengah dan perubahan gaya hidup dalam memanfaatkan
berbagai inovasi di bidang teknologi komunikasi.
Demikian laporan bank UBS yang dirilis baru-baru ini mengenai
perkembangan bisnis online di Asia. Indonesia diperkirakan bakal
mengalami lonjakan seperti yang dialami Cina dalam beberapa tahun
terakhir, ketika berbagai perusahaan online muncul dan merambah pasar.
Sampai tahun 2020, belanja online di Asia Tenggara diperkirakan naik lima kali lipat, mencapai nilai US$ 35 miliar per tahun.
Online shopping akan berkembang di Thailand dan Filipina, tetapi
Indonesia adalah pasar yang paling menjanjikan, walaupun saat ini
penetrasi internetnya masih terhitung rendah, demikian disebutkan UBS.
Akan tumbuh pesat
Para pengamat mengharapkan, akhir 2015 pengguna internet di Indonesia
mencapai 125 juta orang, sebuah lonjakan besar dari 55 juta pengguna
tahun 2012. Pengamatan ini berdasarkan pertumbuhan kelas menengah yang
makin luas.
"Ini adalah peluang besar", kata Daniel Tumiwa, Ketua Asosiasi
E-Commerce Indonesia. "Kelas menengah akan menjadi kekuatan pendorong
yang sangat, sangat, sangat besar".
Bisnis online di kawasan Asia Tenggara memang tumbuh pesat, didorong
oleh perkembangan pesat teknologi smartphones yang makin lama makin
murah. Para analis mengatakan, banyak pengguna smartphones yang mulai
menikmati kemudahan berbelanja online dan tertarik dengan iklan-iklan
yang disebarkan lewat media sosial.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak sekali perusahaan online
didirikan. Produk yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari
mode/fashion, peralatan elektronik, alat-alat rumah tangga dan
lain-lain.
Investasi besar
Salah satu situs belanja online yang terbesar di Indonesia saat ini
adalah Tokopedia.com, yang didirikan 2009. Jutaan produk tersedia di
situs ini. Tokopedia berhasil menggaet investasi US$ 100 juta dari Bank
Jepang Softbank dan investor Amerika Sequoia Capital.
Ini adalah investasi online shopping yang terbesar di Indonesia.
Sequoia Capital adalah investor dari Silicon Valley yang sudah sukses
mengorbitkan beberapa bisnis online termasuk WhatsApp.
Tapi masih banyak situs belanja online yang lain. Salah satunya
Lazada, didirikan tahun 2012 dan beroperasi di enam negara Asia
Tenggara. Lazada mendapat dukungan dana besar dari perusahaan negara
Singapura, Temasek..
Namun jalan masih panjang untuk para pelaku bisnis belanja online di
Indonesia, karena ada berbagai regulasi yang menghambat. Terutama karena
pemerintah sekarang melarang investasi asing di bidang E-Commerce.
Pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya mengakui, Indonesia masih punya
rintangan besar. "Indonesia bukan Silicon Valley", tandasnya.
Pajak Bisnis Online Harus di Bawah Offline

Wacana pemerintah untuk mengenakan pajak bisnis online mendapat beragam tanggapan dari pelaku industri tersebut. Salah satunya, pemain lama e-commerce, Bhinneka.com.
Muhamad Arif, Feature and Marketing Campaign Manager Bhinneka.com mengatakan, perusahaannya keberatan jika nantinya pemerintah resmi menarik pajak bagi bisnis online.
"Itu memberatkan. Pasti itu," ujar Muhamad Arif ditemui usai peluncuran Festival Belanja Online (FBO) di kawasan Sarinah, Jakarta, Selasa 25 November 2014.
Namun, sebagai pemain yang mendapat naungan dari asosiasi, Bhinneka.com menyerahkan sepenuhnya sikap untuk disampaikan kepada pemerintah.
"Kami kan sudah lama jadi pemain e-commerce. Kalau pemerintah sudah putuskan kebijakan ini, ya sudah. Kami berlindung di atas asosiasi," kata Arif pasrah.
Ia menambahkan, jika memang akan dikenakan pajak, sebaiknya pelaku bisnis online mendapat perbedaan dari pajak pelaku bisnis offline. Arif mengatakan, setidaknya pajak untuk bisnis online di bawah pajak offline.
"Sebaiknya di bawah 10 persen. Kan offline beda. Dia kan pakai tempat, sedangkan kami kan online, nggak pakai tempat," dalihnya.
Disebutkan, pengenaan pajak ke bisnis online juga memungkinkan perusahaan ini untuk menyesuaikan. Arif enggan menyatakan beban pajak online itu akan dikenakan ke konsumen. Bhinneka.com mengaku tetap akan mengedepankan pelanggan.
"Kami komitmen hanya yang terbaik kepada pelanggan. Kami pasti sesuaikan dengan pasar," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Dirjen Pajak dikabarkan tengah menggodok aturan pajak e-commerce.
Langganan:
Postingan (Atom)